Warga Krajan Mancasan Tuntut Tower Indosat Segera Dibongkar

Sabtu, 21 Juni 2014

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Sekitar 50 warga Dusun Krajan Mancasan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, berunjuk rasa menolak berdirinya bangunan tower seluler milik PT Indosat di dusun tersebut, Sabtu (21/6/2014).

Warga menuntut agar PT. Indosat segera membongkar bangunan tower tersebut.

Eko Harjanto, selaku wakil masyarakat Krajan Mancasan, menyerukan kekecewaan mereka ke pihak Indosat. Masyarakat menilai tower tersebut membahayakan secarak fisik, psikis, dan mental.

“Pada saat musim hujan petir menggelegar keras sekali di sekitar tower, hal itu sangat mengganggu kami,” ujarnya.

Selain dampak dari cuaca, para warga juga mengeluhkan alat elektronik mereka banyak yang rusak. Secara psikologis warga ketakutan jika sewaktu-waktu tower roboh akibat gempa bumi, angin besar, dan dikarenakan fisik bangunan yang sudah berumur.

“Kami menginginkan tower tersebut segera dibongkar dan tidak ada perpanjangan kontrak,” tambahnya.

Dalam usahanya, warga meminta bantuan Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY, untuk menjembatani dan dapat melakukan mediasi dengan pemerintahan Kabupaten Sleman. Setelah melakukan mediasi terungkap bahwa tower belum memiliki izin dari pemerintah.

Pihak pemerintah Kabupaten Sleman telah melayangkan surat peringatan (SP) tiga kali. Isi SP tersebut adalah agar pemilik untuk segera mengajukan izin bangunan tower, dan juga mengenai pembinaan dan peringatan. Jika peringatan ketiga tidak diperhatikan maka dapat dilakukan langkah hukum sesuai aturan Perda Sleman No. 5/2011 tentang bangunan gedung.

Eko memaparkan pada Mei 2012 pihak Indosat sudah setuju untuk membongkar tower tersebut. Akan tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut mengenai kesepakatan itu.

“Kami akan terus berjuang, sampai tower itu dibongkar,” tutupnya. (nto)

sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *