Warga Kembali Keluhkan Proyek Hotel

JOGJA – Penolakan pembangunan hotel di Kota Jogja kembali mengemuka. Masalah perizinan menjadi persoalan yang diungkit warga.

Kali ini, warga Ngadiwinatan, Kecamatan Ngampilan, Jogja, mendatangi Balaikota Jogja, Selasa (9/9). Mereka meminta pemerintah kota (pemkot) Jogja menghentikan proses pembangunan Hotel Cordel yang berada di kampung mereka.

Warga menganggap, Hotel Cordel yang dibangun di bekas Hotek Sartika Dwi di Jalan Bhayangkara itu tidak melakukan sosialisasi kepada warga. “Tiba-tiba ada pembangunan hotel, padahal belum ada sosialisasi,” kata setiawan salah satu warga RT 58 RW 12, Kampung Ngadiwinatan.

Menurut Setiawan, izin pembangunan hotel perlu mendapat persetujuan agar warga juga mengetahui berbagai dampak lingkungan yang ditimbulkan dari pembangunan hotel. Warga khawatir akibat pembangunan hotel debit air warga berkurang nantinya.

“Kampung Ngadiwinatan termasuk pemukiman padat penduduk. Ada sekitar 77 kepala keluarga yang tinggal berdekatan langsung dengan Hotel Cordela,” papar Setiawan.

Setiawan mengaku, pihak Hotel Cordela memang sempat mendatangi warga, beberapa waktu lalu. Namun, kedatangan itu hanya bertemu dengan sejumlah perwakilan dari tokoh masyarakat. Sementara, warga yang rumahnya berdekatan langsung dengan hotel, tidak pernah diajak berembuk.

Kepala Bidang Pelayanan, Dinas Perizinan kota Jogja Sutiyono mengatakan, sudah menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB) kepada Hotel Cordela karena hotel itu, menurut dia, sudah memenuhi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis. “Kalau sudah ada IMB yang pasti proses sosialisasi sudah dilakukan. Kajian lingkungan terhadap warga yang terkena dampak sudah dilakukan,” kata Sutiyono.

Namun demikian, Sutiyono juga siap mengevaluasi kembali proses izin Hotel Cordela jika ada warga yang merasa belum mendapatkan sosialisasi dari pihak hotel. Ia akan mengkaji sejauh mana aduan warga tersebut.

Sumber: Harian Jogja, Rabu 10 September 2014 Halaman 3

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *