Upaya Warga Keyongan Sia-sia

Perpanjangan Izin SPBE Manding Sudah Diproses Dinas Perizinan

BANTUL, TRIBUN – Meskipun ditolak oleh warga sekitar, proses izin gangguan SPBE Manding terus berjalan. Saat ini, Dinas Perizinan Bantul hanya tinggal menunggu Peraturan Bupati (Perbup) sebelum menerbitkan surat perpanjangan izin itu.

Kepala Dinas Perizinan Bantul, Sri Edi Astuti mengungkapkan, Perbup tentang izin gangguan masih dalam proses review di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul. Meskipun syarat untuk perpanjangan izin sudah lengkap, ia belum berani mengeluarkan surat izin gangguan untuk SPBE Manding bila regulasi belum jelas.

“Kita masih Menunggu regulasinya. Pebup yang sebelumnya di-review” kata Edi, sapaan akrabnya saat ditemui di Kantor Dinas Perizinan Bantul, Jumat (19/9).

Ia menegaskan, syarat yang diajukan oleh SPBE sudah lengkap Termasuk tanda tangan dari tetangga sekitar yang menunjukkan bahwa mereka setuju.

Untuk menghindari adanya manipulasi, Dinas Perizinan juga sudah memastikan orang-orang yang membubuhkan tanda tangan sesuai dengan persyaratan. Ia tak tahu pasti mengapa masih ada warga yang meminta SPBE direlokasi jika beberapa diantaranya sudah tanda tangan.

“Pasti kita cek orang-orangnya,” tandasnya.

Selama menunggu surat izin, SPBE Manding tetap beroperasi. Terkait dengan penolakan warga, Edi mengaku jika pemberian izin yang diberikan akan disesuaikan dengan hasil kajian yang telah dilakukan.

Kasi pelayanan Dinas Perizinan Bantul, Khusnaini Arifah menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya diminta oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sabdodadi untuk mendampingi proses sosialisasi yang dilakukan Pertamina. Dalam sosialisasi itu, warga sudah dijelaskan mengenai standar keamanan yang diterapkan SPBE.

“Soal kemungkinan ledakan dan bau sudah dijelaskan. Tapi engga tahu bagaimana masih ada reaksi penolakan dari warga,” tutur Khusnaini. (say)

Sumber: Tribun Jogja, Sabtu 20 September 2014 Halaman 6

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *