Terkait Kasus Hotel Amaris, Ombudsman Akan Telusuri Perizinan Pemkot Jogja

Jun 25, 2015 | cahyo sj

Ilustrasi (dok/net)Ilustrasi (dok/net)

Jogja, (sorotjogja.com)- Lembaga Ombudsman mencurigai adanya tindak maladministrasi di balik kasus perusakan Bangunan Warisan Budaya (BWB) dalam pembangunan Hotel Amaris Malioboro. Akan dilakukan kembali penelusuran dalam proses perizinan di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.

Komisioner Lembaga Ombudsman DIY Bidang Sosialisasi Kerja sama Jaringan, Imam Santoso mengatakan, setelah dilakukan klarifikasi, didapatkan hasil jika pihak Hotel Amaris mengantongi sejumlah dokumen perizinan yang cukup lengkap. Yang menjadi permasalahan di sini adalah, kenapa bisa terjadi Pemkot Jogja mengeluarkan IMB.

“Padahal di sana sudah ada bangunan warisan budaya yang sudah terdaftar sejak tahun 2009,” ujar Imam, Rabu (23/6/2015).

Pembangunan Hotel Amaris Malioboro di Jalan Pajeksan, Sosromenduran, Gedongtengen, Jogja itu telah merobohkan BWB rumah Tjan Bian Thiong. Rumah dengan keunikan arsitektur Thionghoa itu ditetapkan sebagai BWB dengan Surat Keputusan (SK) Walikota Jogja dengan Nomor 798/Kep/2009.

Melihat hal tersebut, Ombudsman kembali berencana untuk menelusuri bagaimanakah proses perizinan dalam Pemkot Jogja. Selain itu, juga direncanakan adanya gelar perkara terkait kasus tersebut.

“Kami ingin agar kasus ini menjadi pembelajaran bagaimana komitmen pelestarian cagar budaya di DIY,” ucap Imam.

Ombudsman sendiri, lanjutnya, sudah mengirimkan surat Kepada Wali kota Jogja, Haryadi Suyuti. Namun hingga saat ini pihak Pemkot belum mengirimkan balasan terkait surat tersebut. “Kami juga tetap merekomendasikan agar pembangunan Hotel Amaris ditunda sementara selama dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Sementara, Pemilik Hotel Amaris Malioboro, Eko Bimantoro menyatakan jika proses pembangunan Hotel Amaris Malioboro akan tetap berlanjut. Ia mengklaim jika sudah mengantongi izin yang sudah sesuai dengan prosedur. “Tapi kami juga tetap menaati rekomendasi Pemkot untuk membangun kembali BWB itu didepan hotel,” kata Eko.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *