SRI SULTAN AKAN TINDAK TEGAS PUNGLI DI SEKOLAH

JUMAT, 7 AGUSTUS 2015

YOGYAKARTA – Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menindak tegas sekolah yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada siswa barunya. Pernyataan Sultan ini terkait temuan Lembaga Ombudsman di lima kabupaten/kota masih memungut biaya seragam dan iuran lainnya tanpa surat edaran.

“Sekolah yang terbukti menarik pungutan tidak seharusnya dan tanpa adanya kuitansi pembayaran yang transparan, jelas akan ditindak. Itu akan kita lakukan,” ungkapnya di Bangsal Kepatihan usai menyaksikan pelantikan Ketua Kadin DIY, Jumat (7/8/2015).

Sultan menuturkan kontrol secara langsung tetap berada di dinas pendidikan setiap kabupaten dan kota. Padahal, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah belumlah menutupi biaya seluruh kegiatan yang ada di sekolah.

“Provinsi membuat kebijakan namun kontrol secara langsung tetap berada di tingkat dua. Itu juga yang memang membuat sedikit susah. BOS kan memang belum 100 persen dipenuhi oleh pemerintah, jadi memang masih dimungkinkan tapi dengan catatan disetujui oleh komite sekolah dan orangtua murid juga,” tutup Sultan.

Sebelumnya, Lembaga Ombudsman Yogyakarta merilis temuan di puluhan sekolah tingkat SD hingga SMA di kabupaten kota DIY yang masih melakukan penarikan pungutan bagi siswa baru.

Ada yang mengatasnamakan kegiatan ekstrakurikuler dan juga dana infak serta asuransi anak yang mengikuti masa orientasi siswa. Hal tersebut dinilai masih bertolak belakang dengan adanya Peraturan Mendikbud nomor 60 tahun 2011 tentang larangan pungutan di tingkat SD dan SMP.

sumber: okezone.com

(GreenBook)

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *