PT KAI Janjikan Tempat Pengganti

Kios-Kios di Depan Stasiun Wates Dibongkar

Kulonprogo, Tribun – Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mulai membongkar belasan bangunan kios di depan Stasiun Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (19/2) siang. Kepada para pedagang yang selama ini menghuni kios-kios itu, PT KAI berjanji akan memberi kios permanen di bagian timur stasiun, dua bulan mendatang.

Pembongkaran yang terkesan mendadak ini sempat mengejutkan pedagang. Menurut seorang pedagang, Utami Budi Wiharti (35), para petugas PT KAI tiba-tiba datang bersama beberapa tukang bongkar bangunan.

Namun, petugas kemudian menjelaskan bahwa para pedagang nanti masih bisa berjualan di dalam areal stasiun karena akan dibikinkan  kios permanen. Selain itu, pedagang diberi waktu 24 jam untuk mengosongkan kios sebelum dibongkar petugas.

Meski bangunan kios baru kemungkinan baru akan selesai dalam waktu dua bulan lagi, penjelasan itu, menurut Utami, cukup solutif dan melegakan para pedagang. “Jalan keluar ini lebih baik karena kami akhirnya tetap dapat berjualan di kawasan stasiun. Nanti dapat kios permanen, bukan kios sementara,” kata dia.

Hanya, dirinya pun kebingungan, bagaimana mencari nafkah selama dua bulan mendatang, saat kios baru yang dijanjikan belum ada. Padahal, berjualan di Stasiun Wates merupakan satu-satunya penghasilan yang bisa di harapkan. Menurutnya, Pemerintah Kulonprogo, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM, juga belum dapat memberikan solusi tentang hal itu.

Dari informasi yang didapatkannya, beberapa waktu lalu Pemkab Kulonprogo sempat mengajukan permohonan pembangunan kios sementara di lahan yang sudah disediakan, kepada PT KAI. Pemkab meminta bantuan RP 135 juta kepada PT KAI untuk membangun 12 kapling kios sementara, di sebelah selatan Stasiun Wates. “Tapi ternyata ngga disetujui,” imbuh Utami.

Pedagang lain, Didik Purwanto (51), mengatakan, setidaknya PT KAI sudah melangkah cukup baik dengan memikirkan kehidupan pedagang kios untuk jangka panjang. Walaupun harus puasa berjualan selama dua bulan, pedagang umumnya merasa tidak keberatan karena ada kepastian bisa tetap berjualan di masa mendatang.

Adapun Manajer Aset PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, Suyanto, saat ditemui di sela-sela pembongkaran kios, berujar bahwa pembongkaran baru dilakukan untuk kios yang sudah lama kosong. Dia pun membenarkan bahwa PT KAI  akan membuat 12-15 unit kios permanen di dalam area Stasiun Wates. (ing)

Sumber: Tribun Jogja, Kamis 20 Februari 2014 Halaman 6

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *