Profil Singkat Lembaga Ombudsman DI. Yogyakarta

Tahun 2015 adalah periode pertama penggabungan 2 lembaga yakni Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Lembaga Ombudsman Swasta (LOS) Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi Lembaga Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta (LO DIY). Penggabungan ini didasarkan pada Peraturan Gubernur No. 69 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengukuhkan anggota Lembaga Ombudsman (LO) DIY periode 2015-2018 di Gedung Pracimosono Kompleks Kepatihan, Kamis 08 Januari 2015. Sultan berharap keberadaan Lembaga Ombudsman harus bisa menjadi alat kontrol bagi pelayanan publik. Untuk bisa mewujudkan itu, anggota LO DIY dituntut bekerja keras dan mengedepankan sikap profesional.

Hal itu penting, karena saat ini masyarakat semakin bersikap cerdas dan kritis.

Menurut Sultan HB X, LOD dan LOS sengaja digabungkan menjadi lembaga ombudsman dengan pertimbangan efisiensi walaupun ada yang menilai penggabungan LOD dan LOS tidak sesuai dengan Perda layanan publik.

Ketua Tim Seleksi Lembaga Ombudsman (LO) DIY, Dr Achiel Suyanto SH MBA MH telah menetapkan 10 besar calon yang lolos seleksi tahap selanjutnya. Dari 10 nama ditentukan 7 orang anggota LO DIY periode 2015-2018. Komposisi Tim LO DIY tersebut terdiri atas Nur Wening, Hanum Aryani, Sutrisnowati, Mohammad Imam Santoso, Hartoto Adi Mulyo, Mohamad Saleh Tjan, Wijaya Kusuma.

Dari 112 orang pendaftar seleksi administrasi tersaring 77 calon, dengan catatan yang tidak lolos berusia di bawah 30 tahun dan di atas 55 tahun. Selanjutnya 77 orang calon tersebut mengikuti ujian tertulis yang lolos 20 orang yang dilanjutkan dengan tes psikologi, uji publik dan tes wawancara yang akhirnya terpilih 10 orang calon komisioner LO DIY. Kemudian Gubernur DIY memilih 7 orang untuk dikukuhkan.

Sebagai lembaga baru, LO DIY memerlukan waktu untuk berproses, baik dari segi manajemen pengelolaan kantor, administrasi, sistem dan prosedur kelembagaan, sumber daya manusia, penguatan kelembagaan dan semua unsur yang mendukung lembaga baru ini menjadi lebih baik. Oleh karena itu perlu dukungan dari semua pihak agar LO DIY bisa mewujudkan dan mengoptimalkan capaian kerja yang lebih baik. Kritik dan saran yang membangun sangat bermanfaat untuk perbaikan kinerja lembaga ini. Terutama bimbingan dan arahan dari Bapak Gubernur DIY sangat diharapkan untuk memberikan kemanfaatan yang lebih baik.

1 thought on “Profil Singkat Lembaga Ombudsman DI. Yogyakarta”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *