Pemilik Huller Keliling Didenda Rp 200.000

SLEMAN — Hakim tunggal PN Sleman Aris Bawono Langgeng SH MH didampingi Panitera Hendro Martono yang menyidangkan kasus tipiring (tindak pidana ringan) pemilik huller/penggilingan padi keliling menjatuhkan vonis denda sebesar Rp 200 ribu untuk 6 pemilik huller tersebut,Jumat (26/6). Keenam pemilik huller tersebut dikenai tipiring setelah terjaring operasi yang dilaksanakan Dinas Pol PP dan Tibmas Sleman beberapa waktu yang lalu.

Keenam pemilik huller keliling itu yaitu Slamet Widodo, Endang Dwi S, Mujiyana, Paidi, Putu Kakung Andriyana dan Triyanto, diputus denda Rp 200ribu subsider 5 hari kurungan. Atas vonis tersebut keenam pemilik huller memilih membayar denda masing-masing Rp 200 ribu daripada menjalani hukuman lima hari dan saat itu juga mereka membayar sesuai dengan yang diputuskan hakim. Menurut hakim, mereka melanggar perda No 2 tahun 2005 tentang pengujian Kendaraan Bermontor karena kendaraan yang mereka gunakan sudah tidak memenuhi kelayakan. Sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2005 Bab I Pasal I ayat (15), persyaratan minimum kondisi suatu kendaraan yang harus dipenuhi agar terjaminnya keselamatan, mencegah terjadinya pencemaran udara dan kebisingan lingkungan pada waktu dioperasikan di jalan.

Menurut Ignatius Sunarto SH yang juga Kepala Seksi Operasional PPNS Dinas Pol PP dan Tibmas, enam pemilik huller yang disidangkan hari jumat kemarin adalah hasil operasi yang dilakukan pekan sebelumnya di Cangkringan, Ngemplak, Pakem,Turi dan Sleman. (nil)

Sumber: BERNAS JOGJA,Sabtu, 27 Juni 2009

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *