Pembagian Kartu Jamkesmas Tidak Merata

BANTUL – Komisi D segera menentukan sikap. Itu menyusul beredarnya kabar pembagian Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang tidak merata. Dalam waktu dekat, Komisi yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan ini bakal melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Ketua Komisi D Sarinto menuturkan, kabar pembagian kartu tidak merata itu terjadi di tiga kecamatan, yakni, Banguntapan, Bamabanglipuro, dan Srandakan. “Kami akan melakukan peninjauan,” ujarnya kemarin (1/1).

Politisi PAN ini menguraikan, selain sepuluh warga miskin yang belum mendapatkan kartu, persoalan banyaknya warga yang notabene mampu secara ekonomi menerima kartu sakti yang dananya bersumber dari APBN itu juga turut memperkeruh keadaan. “Bahkan, kabarnya ada pensiunan PNS yang mendapatkan kartu,” ujarnya.

Demi menghindari kecemburuan di tengah-tengah masyarakat, puluhan warga yang belum mendapatkan kartu bakal di-cover dengan menggunakan kertu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang dananya bersumber dari APBD. Meski demikian, pada tahun 2013 warga yang mendapatkan kartu Jamkesmas sebanyak 398.017 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2012 sebanyak 222.987 orang. “Sebanyak 150.000 jiwa yang ditanggung Jamkesda. Plafonnya Rp. 10 juta pertahun untuk satu jiwa,” terangnya.

Hasil sidak nanti bakal direkomendasikan ke pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan. “Misalnya, warga yang belum menerima kartu akan diusulkan ke pusat,” bebernya.

Sejak diserahkan secara simbolis di Pendopo Parasamnya Selasa (18/12) lalu pembagian kartu untuk program bantuan sosial pelayanan kesehatan ini menuai masalah. Setidaknya itu terjadi dengan tidak meratanya pembagian kartu.

Acuan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) ditengarai sebagai biang permasalahan. “Saat pendataan tidak mengajak perangkat desa. Data dari BPS banyak yang tidak valid,” kata Kepala Dukuh Gersik, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Widiyanto. (c2/din)

Sumber: Jawa Pos (Radar Jogja) Rabu, 2 Januari 2013 Halaman 4

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *