Pelayanan Publik Masih Buruk

Ombudsman RI:

JOGJA — Pelayanan publik di Indonesia pada saat ini merupakan yang buruk di Asia. Sebab di berbagai daerah praktik mal-administrasi atau penyimpangan  administrasi masih marak terjadi.

“Pelayanan publik di Indonesia dinilai dari beberapa lembaga survei Internasional masih terburuk di Asia dalam hal pelayanan umum, seperti dalam hal pelayanan bisnis,” papar anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Teten Masduki sebagai pembicara dalam Diskusi Publik Wajah Baru ORI; Mencari Sosok Anggota Ideal, di ruang Multimedia Fakultas Hukum (FH) UGM, senin (9/2).

Menurut Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) ini, mal-administrasi dalam hal pelaksanaan pelayanan publik yang banyak dilakukan oleh penyelenggara negara di sebabkan karena masih minimnya komitmen penyelenggara negara untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan secara langsung laporan keluhan dari masyarakat.

Sementara sistem pengadilan Indonesia juga masih buruk. Terbukti dari sepuluh negara di Asia dan termasuk ke dalam 5 negara terkorup di 178 negara.

Karena itu masyarakat mestinya harus melaporkan  ke lembaga ORI jika menemukan praktik mal-administrasi dalam pelayanan publik baik di tingkat pusat hingga daerah, juga di BUMN dan BUMD. Pasalnya sumber dana operasional penyelenggaraan  negara yang berasal APBN 2009 bersumber dari pajak sekitar 60 persen, migas 30 persen dan sisanya 10 persen dari pinjaman luar negeri.

“Masyarakat kurang terbiasa melaporkan masalah yang terkait pelayanan publik kepada lembaga Ombudsman,” ujarnya. (ptu)

Sumber: BERNAS JOGJA, Selasa, 10 Februari 2009

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *