Pedagang Cinderamata Jl. Mas Soeharto Mengadu Ke DPRD

Selasa, 10 December 2013

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Merasa aktifitas usahanya terganggu, puluhan pedagang cinderamata yang berada di Jalan Mas Soeharto, Juminahan, Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta, Selasa (10/12) siang, mendatangi gedung DPRD Kota Yogyakarta. Kedatangan mereka adalah untuk meminta kejelasan  terkait penutupan seng di depan kios mereka, yang dilakukan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris pemilik tanah. Dalam kesempatan yang sama, para pedagang cinderamata juga meminta untuk dipertemukan dengan pihak-pihak terkait seperti Badan Pertanahan Nasional dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Pertemuan tersebut berjalan alot. Lembaga Ombudsmen Daerah, Komisi A DPRD, Koramil dan Polsek, serta BPN, setuju untuk membongkar seng penutup kios yang dipasang pada Minggu (8/12) dini hari lalu agar para pedagang dapat kembali menjalankan aktivitas usahanya, sembari menunggu  proses penyelesaian sengketa pemanfaatan tanah tersebut. Namun, Pemerintah Kota Yogyakarta yang diwakili Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Yogyakarta, Zeni Lingga, masih berpikir ulang  untuk membongkarnya. Pemerintah Kota Yogyakarta sebenarnya telah membeli sebagian dari tanah sengketa tersebut sebagai perluasan jalan pada tahun 1957. Namun demikian, pemkot tidak mau gegabah mengambil keputusan, lantaran pihak ahli waris memiliki sertifikat atas hak milik yang luasnya termasuk luasan yang disengketakan, sementara Pemerintah Kota Yogyakarta tidak memiliki data yang akurat terhadap pembelian tanah tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Chang Wendrianto, tetap mendesak pemkot untuk segera bertindak membongkar seng penutup kios milik pedagang. Langkah tersebut harus dilakukan, untuk mengantisipasi terjadinya konflik dan tindakan anarkis dari para pedagang. (Hari Atmaja/Rz)

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *