LOD Paparkan Potret Pelayanan Pendidikan di DIY

Kamis, 28 November 2013 | 20:24 WIB

Yogyakarta, www.jogjatv.tv – Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY, Kamis (28/11) pagi, memaparkan status pelayanan publik di bidang pendidikan di DIY. Meskipun mengalami penurunan dalam segi jumlah aduan, namun persoalan di bidang pendidikan, masih menempati posisi 5 besar, atau di urutan ketiga setelah pengaduan di bidang kesehatan dan pertanahan. Yeni, aktivis pemerhati pendidikan dari Sarang Lidi mengungkapkan, selain persoalan pungutan dana oleh sekolah yang seharusnya tidak diperbolehkan karena sudah ada dana BOS, persoalan diskriminasi dan penahanan ijazah yang disebabkan karena tunggakan biaya pendidikan, juga masih terjadi di tahun 2013 ini. Menurut Yeni, kasus penahanan ijazah, terjadi di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga tingkat SMA.

Sementara itu, Mukhsin Achmad, Wakil Ombudsman DIY, mengatakan, selama tahun 2013, LOD DIY menerima 43 pengaduan di bidang pendidikan, dan delapan diantaranya adalah kasus penahanan ijazah. Pihaknya menyayangkan adanya penahanan ijazah oleh sekolah, karena adanya tunggakan biaya. Seharusnya pihak sekolah jauh-jauh hari memberi tahu kepada orang tua wali, terkait adanya penunggakan biaya tersebut. Selain itu, dinas pendidikan seharusnya juga bisa memberikan solusi terkait banyaknya persoalan penahanan ijazah siswa.

Ombudsman merekomendasikan agar pemerintah meningkatkan kuota anggaran atau jumlah penerima bantuan untuk siswa miskin, sehingga kasus penahanan ijazah tidak terjadi lagi. (Fauzan Ahmad/Rz)

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *