LOD Desak Pemkab Bantul Perketat Regulasi Menara Telekomunikasi

Sabtu, 06 Mei 2017 07:06:00 WIB | oleh : purwanto

Bantul,(bantul.sorot.co)- Banyaknya keluhan dari masyarakat terkait menara telekomunikasi yang dinilai melanggar, membuat Lembaga Ombudsman DIY angkat bicara. Komisioner Lembaga Ombudman DIY, Imam Santoso, menyatakan, banyak peerusahaan pemilik menara telekomunikasi yang melanggar peraturan terkait perizinan dan aturan zona pendirian menara tersebut.

Imam menjelaskan, dugaan pelanggaran peraturan perizinan dapat dilihat dari tidak dilibatkannya warga di zona rebahan menara dalam proses perizinan. Poadahal, Imam menyebut, dalam proses perizinan pendirian menara, pihak perusahaan pemilik menara harus mendapatkan tandatangan dari warga di zona rebahan.

“Yang banyak kita temui adalah perusahaan yang justru meminta tandatangan dari warga di luar zona rebahan menara, sedangkan warga yang berdekatan langsung atau yang berada di zona rebahan justru tidak dimintai tandatangan,” jelasnya, dihubungi Sabtu (6/5/2017).

Selain itu, banyak menara telekomunikasi yang tidak mengindahkan regulasi yang sudah ada terkait lokasi pendirian yang disizinkan. Perusahaan pemilik menara lebih banyak memilih lokasi yang berdekatan dengan jalan umum dengan alasan penghematan biaya. Sedangkan dalam regulasinya, lokasi pendirian menara harus diluar zempadan jalan sepanjang 15 meter.

“Ada banyak menara yang melanggar garis sempadan jalan. Yang saya ketahui, kalau menara itu dibangun masuk ke dalam pemukiman, maka pihak perusahaan harus membangun akses jalan menuju menara itu. Sehingga kalau bangunnya di dekat jalan maka biayanya akan lebih rendah,” terangnya.

Atas banyaknya keluhan itu, Lembaga Ombudman DIY mendorong Pemkab Bantul melalui Komisi C DPRD Bantul untuk lebih memperketat regulasi terkait menara telekomunikasi tersebut. Saat ini, Komisi C DPRD Bantul yang tengah membahas revisi perda pendirian menara telekomunikasi, didesak untuk membuat regulasi yang telah mengatur detail mengenai menara tersebut.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *