Lembaga Ombudsman DIY Buka Aduan Penahanan Ijazah

25 May | by Wuri Damaryanti Suparjo

KBRN, Yogyakarta : Masih maraknya kasus yang menimpa para pekerja terkait kebijakan manajemen perusahaan, Lembaga Ombudsman DIY menggelar bulan aduan penahanan ijazah oleh pelaku usaha swasta.

Ketua LO DIY, Sutrisnawati di Kepatihan Yogyakarta mengatakan bulan aduan ini sengaja dibuka di bulan Mei ini untuk menampung aduan masyarakat seiring tingginya kasus penahanan ijazah karyawan oleh pelaku usaha swasta.

“kasus penahanan ijazah karyawan oleh pelaku usaha swasta termasuk usaha usaha kecil seperti toko, tempat fotokopi, warnet sebenarnya cukup banyak, namun masih banyak yang tidak berani melaporkan,” ucap Sutrisnawati senin (25/5/2015).

Sutrisnawati menambahkan kasus penahanan ijazah memang terkendala belum adanya aturan baku pelarangan penahanan ijazah oleh pelaku usaha dan saat ini aturan resmi hanya ada untuk pelarangan penahanan ijazah di sekolah.

Dengan bulan aduan penahanan ijazah ini diharapkan korban penahanan ijazah segera melapor ke LO DIY agar bisa dilakukan pengkajian dan ditindaklanjuti,termasuk hingga menginisiasi munculnya peraturan pemerintah yang melindungi masyarakat, misalnya SK Gubernur pelarangan penahanan ijazah karyawan oleh pelaku usaha.

Dalam pertemuan dengan guberur juga dilaporkan selama 5 bulan dilantik LO menerima 164 aduan pendidikan dan kesehatan. (WURI/BSL)

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *