Komisis A Segera Panggil Tim 9

SLEMAN – Kasus tukar guling tanah kas desa seluas 3,2 hektar yang terletak di Dusun Purwosari, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati antara Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) dengan PT Formula Land makin memanas. Setelah Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Sleman mengusulkan dilakukan audit investigasi atas prroses tukar guling tanah tersebut, kini salah satu alat kelengkapan dewan mulai angkat bicara.

Komisi A (membidangi masalah hukum dan pemerintahan) dalam waktu dekat akan memanggil tim 9 yang telah menangani kasus tukar guling tanah tersebut. Rencananya komisi A akan meminta keterangan soal proses tukar guling tanah tersebut.

“Rencananya minggu depan Komisi A akan mengagendakan pemanggilan terhadap tim 9. Kami harapkan tim 9 bisa bersikap kooperatif dengan memenuhi panggilan kami. Agar tidak terjadi prasangka-prasangka publik yang dapat merugikan semua pihak,” ujar wakil ketua Komisi A, Sadar Narima S.Ag ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (16/11) kemarin.

Dijelaskan sadar, dalam temuan tersebut Komisi A berencana untuk menggali informasi yang utuh dari tim 9 berkaitan dengan proses tukar guling tanah yang diduga bermasalah tersebut. Terutama berkaitan dengan harga tanah yang dilepas serta luasan tanah yang sebenarnya.

Selain itu, lanjut Sadar, dalam pertemuan tersebut juga akan digali informasi terkait dengan kesepakatan tukar guling antara tim 9 yang ditunjuk Pemkab dengan pihak desa. “Apakah kesepakatan antara desa dengan pemkab sudah dijalankan dalam proses tukar guling tanah tersebut,” ujar Sadar.

Sadar menegaskan bahwa pertemuan antara Komisi A dengan tim 9 sangat penting. Mengingat selama ini hanya beredar informasi soal dugaan penyelewengan tanah tukar guling tanah tersebut yang tidak utuh.

Sementara itu menyusul wacana audit dilemparkan oleh FPKS, kini Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) menegaskan setuju dilakukan audit. Hal senada juga dilakukan Fraksi Persatuan Bangsa (FPB) yang melalui Ketuanya HM Farchan Hariem menyatakan persetujuannya dengan langkah audit kasus Sinduadi. (c14)

Sumber: Bernas Jogja, Kamis 17 November 2005

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *