Kisruh Seleksi Pamong Desa Bantul, Ombudsman Turun Gunung

Kamis, 08 Desember 2016 – 10:07:13 | purwanto / Sorot Bantul

Ketua Lembaga Ombudsman DIy, Trisnawati (Foto by Purwanto)

Bantul, (sorotbantul.com)–Proses seleksi Pamong Desa di sejumlah wilayah di Bantul mendapat protes dari warga maupun peserta seleksi yang kurang puas dengan proses yang dilakukan panitia. Kali ini proses pelaksanaan seleksi Pamong di Desa Bantul, Kecamatan Bantul mendapat protes dari beberapa warga yang kurang puas dengan hasil seleksi yang dilaksanakan panitia.

Atas adanya aduan dari warga, pada Rabu (7/12/2016) siang, Ketua Lembaga Ombudsman DIY beserta jajaran mendatangi kantor Pemerintah Desa Bantul guna melakukan klarifikasi dan investigasi terkait pelaksanaan seleksi Pamong pada 19 dan 20 November 2016 lalu. Rombongan Ombudsman sendiri tiba di Kantor Desa sekitar pukul 10.00 WIB diterima oleh Kades dan beberapa panitia seleksi Pamong dan selesai sekitar pukul 13.00 WIB.

”Kami menindaklanjuti aduan dari warga masyarakat yang menilai pelaksanaan seleksi Pamong di Desa Bantul tidak sesuai dengan aturan yang ada. Makanya kami perlu melakukan klarifikasi-klarifikasi ke pihak-pihak terkait, kades, panitia dan sampai camat,” ujar Ketua Lembaga Ombudsman DIY, Trisnawati, Rabu siang.

Menurutnya, proses klarifikasi ini penting dilakukan guna mengetahui sejauh mana kewenangan dan ketugasan dari semua pihak yang terkait. Setelah melakukan klarifikasi ini Ombudsman akan melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen pendukung yang disertakan oleh pihak pengadu.

Sementara itu, sejauh ini pihak Ombudsman belum memastikan apakah terdapat adanya pelanggaran ataupun mala administrasi pada proses seleksi Pamong di Desa Bantul. Dibutuhkan data dan informasi yang akurat sebagai bahan untuk Ombudsman memberikan pendapat hukum dan kesimpulan dalam rangka mengeluarkan rekomendasi.

”Sampai sekarang kami belum bisa berkomentar apa-apa tetapi yang pasti kita belum temukan adanya pelanggaran aturan tata tertib atau perda. Masih dibutuhkan proses yang panjang untuk kami menentukan apakah ini ada terjadi mala administrasi atau tidak,” tandas Trisnawati.

Sumber

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *