Kembalikan Tower Sesuai Peruntukannya

SEMARANG (KR) – Ketua KPID Jawa Tengah Drs Amirudin MA meminta seluruh lembaga penyiaran yang telah memiliki IMB tower yang diperuntukkan untuk jasa penyiaran, konsisten dalam pemanfaatannya, bukan untuk keperluan yang lain. Dalam konteks usaha penyiaran, IMB tower dikeluarkan Pemda adalah sebagai salah satu syarat mendapatkan Izin Stasiun Radio (ISR) dan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) untuk pembangunan infrastruktur penyiaran di wilayah layanan tertentu.

Penegasan Amirudin itu disampaikan kepada KR, terkait dengan banyaknya izin tower disalahgunakan untuk kegiatan di luar penyiaran. Menurutnya, IMB ini penting, mengingat infrastruktur penyiaran bersentuhan dengan pengaturan tata kota, keindahan, keselamatan dan kenyamanan warga.

“KPID Jateng mensinyalir saat ini marak gejala media penyiaran mulai menggeser pemanfaatan IMB tower untuk keperluan lain, seperti tower seluler,dll,” tegasnya. “Untuk itu,” kata Amirudun, pemerintah daerah (pemkab/pemkot), diharapkan aktif memonitor perkembangan pemanfaatan IMB yang diterbitkan, mengingat IMB dikeluarkan untuk kepentingan lain. Bila ternyata ditemukan ada lembaga penyiar yang menggeser pemanfaatannya keperuntukkan yang lain, harus ditindak tegas.

Sebagai langkah antisipasi, agar kasus tersebut tidak meluas, KPID Jateng menugaskan Korbid kelembagaan Drs Najahan Musyafat MA dan Korbid Perizinan Hari Wiryawan SH MA, segera berkoordinasi dengan UPT Balai Monitoring Orbit Satelit dan Frekuensi, Dishubkominfo Jawa Tengah, pemkap/pemkot untuk penyamaan persepsi dan langkah penanganannya.

Menurut Amirudin, bagi lembaga penyiaran yang terbukti melanggar ketentuan tersebut setelah diperingatkan tetap nekad mengunakan IMB tower dengan kegiatan yang lain, maka pihak berwenang harus tegas untuk mencabut IMB tower tersebut. “Sanksi tegas harus dijatuhkan bagi yang nekad,” tegasnya

Sumber: SKH Kedaulatan Rakyat, Rabu 21 Januari 2009

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *