Desa Karangsari Adakan Pelatihan Pengelolaan Desa Ramah Kelompok Rentan

Sukiratnasari, S.H., M.H – Wakil Ketua Bidang Aparatur Pemerintah Daerah Lembaga Ombudsman DIY (satu dari kiri) saat menyampaikan materi pelatihan

Komisioner Lembaga Ombudsman DIY Sukiratnasari, S.H., M.H., menjadi narasumber pelatihan “SGIP (Social Gender Integration Planning) dan Perspektif GESI (Gender and Social Inclusion) dalam Pengembangan Tata Kelola Aset Desa yang Inklusi” yang diselenggarakan Pemerintah Desa Karangsari Kecamatan Pengasih Kulonprogo bekerjasama dengan LSM Swara Nusa Indonesia dan organisasi Institute for Research and Empowerment (IRE) di Joglo Mbah Noto, Desa Karangsari Kecamatan Pengasih Kulon Progo pada Kamis, 16 Agustus 2018.

Pelatihan ini merujuk Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah memunculkan secercah harapan baru agar desa dapat menjadi sumber penghidupan bagi warganya. Melalui Undang-Undang tersebut diharapkan warga desa termasuk di dalamnya kelompok rentan dan marginal, dapat mengakses sumber daya dan aset lokal yang dimiliki desa. Bahkan melalui undang-undang tersebut, saat ini desa juga diberikan kewenangan dan dana yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi lokal yang inklusif. “Ini perencanaan berbasis keberpihakan pada kelompok rentan. Harapannya bermuara pada pelayanan publik yang ramah gender, difable, manula dan kelompok rentan”, kata Sukiratnasari. *****

Kontributor: Restu Gustama – Staf Sekretariat Lembaga Ombudsman DIY

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *