Buka Klinik, LOD Nihil Aduan

KULONPROGO – Selama lima hari Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIJ membuka klinik aduan di komplek Panswaslu, Wates, Kulonprogo. Tapi sayang, upaya jemput bola yang dilakukan itu tidak membuahkan hasil. Hingga, menjelang berakhirnya klinik ini, sama sekali belum ada aduan yang masuk.

Asisten Bidang Penanganan Laporan LOD DIJ Anang Zubaidy mengatakan, klinik ombudsman yang dibuka sejak Senin (30/11) lalu dan akan berakhir hari ini (4/12) memang belum ada satu pun aduan yang masuk. “Dua minggu sebelum dibuka, klinik kami sudah pasang spanduk di sejumlah titik dan sosialisasi melalui radio. Tapi hingga saat ini memang belum ada aduan yang kami terima,” ujarnya.

Dibukaknya klinik ombudsman ini untuk menjangkau masyarakat yang secara geografis jauh dari lokasi LOD DIJ berada. Selain itu, dari tahun pertama hingga keempat, sedikit sekali aduan yang berasal dari Kulonprogo.

Untuk periode 19 September 2008 sampai 18 September 2009 hanya ada lima aduan yang berasal dari Kulonprogo. Kelima aduan itu berkaitan dengan masalah pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan rekruitmen manajer sosial kecamatan (Maskot) pada program Keluarga Harapan (PKH).

“Berdasarkan dari minimnya aduan dari masyarakat Kulonprogo, maka kami buka Klinik disini selama lima hari. Selain Kulonprogo, sasaran lainnya adalah Gunungkidul,” terangnya.

Menurut Anang, kemungkinan warga Kulonprogo masih enggan melaporkan aduannya ke LOD, karena keterbatasan informasi yang didapat, sehingga mempengaruhi kesadaran untuk menyampaikan klaim.

Anang menambahkan, LOD sendiri menerima aduan masyarakat yang dirugikan oleh petugas pelayanan publik, seperti di kantor pemerintah, rumah sakit, maupun tempat lain yang melakukan tindakan administrasi publik lainnya.” Kami tidak melihat besar kecilnya masalah, tapi subtansinya,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur IDEA Rinto Andriono mengatakan bahwa warga Kulonprogo sebenarnya cukup aktif untuk berpartisipasi, hanya saja butuh kemudahan akses. (ila)

Sumber: RADAR JOGJA, Jumat, 4 Desember 2009

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *