Bantah Sepihak

KEPALA Dishubkominfo DIY, Tjipto Haribowo, membantah jika keputusan tidak memperpanjang sepuluh karyawan shelter dilakukan tanpa alasan. Menurutnya, sebab yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan tersebut, terutama setelah diberikan beberapa kali peringatan terhadap karyawan yang melanggar peraturan.

“Bahkan ada yang sudah membuat surat pernyataan siap diberhentikan jika mengulangi kesalahan. Pelanggaran yang dilakukan ada yang mengkonsumsi alkohol saat bekerja, sering tidak masuk dan merusak gerbang shelter,” ungkapnya.

Tapi Tjipto menyangkal jika pihaknya melakukan intimidasi terhadap karyawan yang bergabung dalam SPHJT, karena sebagai honorer dinas tidak dikenal keberadaan serikat pekerja. “Kalau perusahaan swasta benar ada serikat pekerja. Tapi yang melakukan intimidasi itu siapa?” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Buruh Yogyakarta, Kirnadi, mengaku kecewa terhadap gagalnya upaya pertemuan tersebut. Padahal agenda pertemuan telah dijadwalkan berulang kali tapi belum terealisasi.

“Kami juga menuntut agar memperkerjakan kembali karyawan yang diputus kerjanya secara sepihak,” tegas Kirnadi yang turut diundang SPJHT dalam pertemuan di kantor LOD DIY. (hdy)

Sumber: Tribun Jogja Sabtu, 9 Februari 2013 Halaman

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *